Tarik-Ulur Upah Minimum

Oleh Razali Ritonga, Kapusdiklat Badan Pusat Statistik (BPS)

Penetapan upah minimum kerap diwarnai tarik ulur antara buruh dan pengusaha, dan hal ini tampaknya menjadi fenomena rutin menjelang tutup tahun. Buruh menilai bahwa upah yang ditetapkan terlalu rendah meski secara faktual selalu mengalami kenaikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Besarnya upah pada 2017, misalnya, mengalami peningkatan sebesar 8,25 persen dibandingkan tahun lalu. Adapun besaran kenaikan upah sebesar itu didasarkan pada komponen inflasi sebesar 3,07 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,18 persen. Continue reading

Advertisements

Peta Kemiskinan Indonesia

Dalam lima tahun terakhir, kinerja penanggulangan kemiskinan nasional mengalami pasang surut dengan  kemiskinan perdesaan masih mendominasi.  Jumlah penduduk miskin perdesaan hampir dua kali lipat daripada jumlah penduduk miskin perkotaan.

Jumlah penduduk miskin perdesaan turun -0,71 persen per tahun sepanjang 2011-2016. Lebih cepat daripada penurunan penduduk miskin perkotaan yang hanya -0,66 persen per tahun. Continue reading

Kesenjangan Ketenagakerjaan

Memasuki 2017, liberalisasi sektor ketenagakerjaan di Tanah Air semakin gencar. Ironisnya, pemerintah kurang serius mengantisipasi efek negatifnya. Proses liberalisasi salah satunya lewat pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Seluruh negara ASEAN sudah tentu mengedepankan keunggulan komparatif masing-masing. Namun, Pemerintah Indonesia belum sepenuh hati mengantisipasi pergerakan pekerja ahli atau terampil bagi kawasan dengan penduduk sekitar 600 juta orang. Continue reading

Bonus Demografi Menuju Bencana Demografi

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Nasihin Masha

Fasli Jalal bukanlah nama asing. Dia seorang dokter, namun justru namanya moncer sebagai pegawai Bappenas. Dari sana ia menjadi dirjen di Kemendikbud – mulai dari dirjen pendidikan luar sekolah, dirjen peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, dan dirjen pendidikan tinggi — hingga kemudian menjadi wakil menteri pendidikan dan kebudayaan. Karena faktor persaingan, ia berhenti menjadi wakil menteri. Pemerintah kemudian menunjuknya sebagai kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Seorang politisi menyebutnya sebagai kunci Inggris. Ia cocok untuk segala jabatannya. Continue reading

Memahami Angka Kemiskinan

Jousairi Hasbullah
Analis Statistik Sosial
Kepala Biro Humas dan Hukum BPS-RI

Persoalan kemiskinan di Indonesia senantiasa menjadi perdebatan. Angka yang disajikan kadang dipandang kurang sesuai dengan realitas yang dihadapi masyarakat. Harian Republika, Rabu (5/1) melalui tajuknya yang berjudul “Angka dari Langit” memandang angka kemiskinan yang diklaim oleh pemerintah turun sebesar 1,5 juta orang kurang cocok dengan realita. ” Dari Jepara, enam bersaudara tewas akibat mengonsumsi tiwul”. “Di Bekasi, tak jauh dari Jakarta, kita masih menemukan anak-anak yang kekurangan gizi karena orang tua mereka tidak memiliki cukup uang,” demikian tulis Republika. Bagaimana memahami angka kemiskinan ini dengan proporsional? Ini salah satu tantangan kita. Continue reading